
MIMIKA, Seputarpapua.com | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, melakukan uji sampel air di sejumlah titik lokasi di Kabupaten Mimika.
Uji sampel dilakukan di titik air permukaan (air sungai) dan titik air tanah (air sumur) di enam distrik, mulai dari Distrik Kuala Kencana, Iwaka, Wania, Mimika Baru, Mimika Timur dan Mimika Timur Jauh.
Kepala Bidang Pengelolaan Pengendalian Dampak Lingkungan (PPKL), Feby Lidya Siahainenia mengatakan, pihaknya memaparkan hasil pemantauan kajian lingkungan hidup (KLH) yang sudah dilakukan uji kualitas air, bekerjasama dengan Laboratorium Lingkungan Hidup di Makassar dan Laboratorium Lingkungan Hidup milik PT Freeport Indonesia (PTFI).
Hasil uji laboratorium ini disampaikan oleh dua narasumber dari DLH Mimika dan Departement Environmental PTFI kepada OPD teknis, yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan, juga kepala distrik, kampung dan kelurahan serta warga pemilik sumur.
“Jadi kita sudah dua kali ambil sampel dan hasilnya sudah diinput ke web lingkungan hidup,” kata Feby usai pemaparan hasil uji lab di Ballroom Hotel Horison Ultima Timika, Senin (16/12/2024).
Feby menjelaskan, hasil uji laboratorium menyatakan indeks kualitas air memang masih dibawah, tetapi tidak berarti dinyatakan air sudah tercemar. Nantinya akan dilakukan uji lanjutan untuk diketahui sumber tercemar dan dilakukan pemulihan.
“Kalau untuk mandi cuci kakus masih layak, tapi kalau untuk air minum tidak disarankan,” katanya.
Adapun sembilan titik air permukaan (sungai) yang diuji diantaranya, area Bendungan, Poumako, Kaugapu, Ajkwa, Pet 10, Iwaka, Pigapu, Jayanti, dan Jileale. Dan dua sungai dinyatakan cemar sedang yaitu Poumako dan Pet 10.
Sedangkan 11 titik air tanah (sumur) yang diuji diantaranya, kawasan Gorong-gorong, eks sekolah asrama Iwaka, Mapuru Jaya (belakang kantor distrik), Sunan Muria depot 1 dan 2, Poumako, Kadun Jaya, belakang Hasjrat Abadi (Gang Kelapa Dua), depan RSUD, dan belakang Horison Ultima dan Ossa de Villa. Serta dua sumur juga hasilnya cemar sedang yaitu di Iwaka dan Poumako.
Penulis : Anya Fatma
Editor : Saldi Hermanto

